“Bangsa yang menghargai petaninya adalah bangsa yang besar”

Mungkin kebanyakan orang mengira dan menamakan patung ini Patung Petani atau Tugu Tani, karena patung ini berbentuk 2 orang (sepasang) manusia dimana yang pria terlihat seperti seorang petani dengan topi caping dan menyandang senapan sedangkan wanitanya seorang ibu yang sedang memberikan sepiring makanan kepada sang pria.

Patung Pahlawan yang berada di taman segitiga Menteng (stasiun Gondangdia, cikini raya, stasiun Gambir PP) ini dibuat pematung kenamaan Rusia bernama Matvel Manizer dan Otto Manizer. Patung ini dihadiahkan oleh pemerintah Uni Soviet pada saat itu kepada pemerintah Republik Indonesia sebagai manifestasi dari persahabatan kedua bangsa.

Patung ini dibuat dari bahan perunggu, dibuat di Uni Soviet dan kemudian didatangkan ke Jakarta dengan kapal laut. Diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1963 dengan menempelkan plakat pada voetstuk berbunyi “Bangsa yang menghargai pahlawannya adalah bangsa yang besar”.

Kalau melihat ada pak tani di atasnya maka bisa dibilang juga “Bangsa yang menghargai petaninya adalah bangsa yang besar”.

Image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s